Membahagiakan Bunda [Cerita Silampung]

in #travel8 years ago

image

Lokasi : Pantai Tebing Lampuuk, Lhoknga, Aceh Besar, Indonesia.

Apa sih yang membuatmu iri?

Dalam keseharian rasa iri kadang terbersit di dalam hati. Misalnya iri akan kesuksesan usaha tetangga, iri akan promosi jabatan kawan, iri akan kekayaan saudara dan iri-iri yang lainnya. Rasa iri ini jika tidak bisa kita lawan, maka ia akan terus berkembang menjadi dengki. Dengki ini lebih kepada berharap seseorang yang kita irikan menjadi tidak baik. Jika iri kita hanya katakan bahwa "Enak ya beli baru, saya beli motor aja kredit" atau "Wah beruntungnya naik jabatan, aku kapan ya?".

Jika sudah di susupi rasa dengki, maka dari perkataan tadi akan ada tambahan kata negatif, misalnya "Wah mobil baru, pasti hasil korupsi atau paling juga kredit". Yang lebih parah lagi adalah "Baru punya mobil baru aja sudah sombong, Mudah-mudahan kecelakaan, rasain". Dan yang paling parah adalah iri dengki dengan melakukan hal agar orang tersebut celaka, misalnya membayar orang untuk menabrak mobil baru si kawan tersebut. Na'udzubillahimindzalik.

Sebagai manusia biasa yang ilmu agamanya masih sedikit, tidak bisa saya dipungkiri rasa iri kadang singgah di hati saya. Kenapa ya si Fulan A banyak tamunya? Kenapa ya si Fulan B bisa jalan-jalan terus ke luar negri? Saya kapan seperti mereka?. Jika sudah demikian, sebelum berubah menjadi dengki, maka saya akan alihkan menjadi motivasi.

Berusaha Untuk Bersyukur

Ajakan untuk bersyukur sering kali kita dengar. Oleh tokoh ulama, ustad, guru, orangtua dan juga oleh sahabat. Tapi hati memang harus sering di ingatkan. Bukan berarti yang mengingatkan sudah pandai bersyukur, tetapi kita memang sebaiknya saling mengingatkan seiring hati yang sering terbolak-balik hehe. Cara yang saya lakukan untuk selalu ingat akan rasa syukur adalah dengan self reminder bahwa rizki sudah di atur, ingat bahwa takdir manusia tidaklah sama dan ingat juga kalau setiap manusia selagi ia hidup pasti punya masalahnya sendiri. Jika sudah self reminder, saya belajar lagi, bisa dari orang yang saya irikan tadi. Misalnya bagaimana ia berusaha, bagaimana ia mengelola usahanya atau bisa juga dengan mencari ide-ide lainnya. Sifat iri ini sepele ya, tetapi bagi saya susah mengendalikannya menjadi positif, jadi harus rajin self reminder.

Kembara Tiga Bersaudara Bersama Bunda

Jika rasa iri akan kesuksesan, kekayaan atau kemewahan hidup orang lain bisa saya redam, tetapi ada rasa iri yang membuat saya sedih dan sulit untuk saya redam. Rasa iri tersebut ketika melihat seorang anak mengajak orang tuanya jalan-jalan atau makan-makan di restoran. Jika melihat ini hati saya seperti tercabik, karena saat ini saya belum bisa melakukannya. Dulu saat orang tua saya masih sehat, saya belum mempunyai penghasilan karena masih sekolah. Di saat saya sudah bekerja, ayah saya sudah meninggal dan ibu saya sudah tua. Saat ini ibu saya kena stroke dan duduk di kursi roda, sehingga belum memungkinkan untuk diajak jalan-jalan atau makan di restoran.

Iri yang terakhir ini membuat hati saya tersentuh, haru dan bangga kepada mereka. Salah satunya adalah sahabat-sahabat saya, mereka adalah adik beradik Zelfa, Ayani dan Suhada. Mereka bertiga mengajak ibunya, bunda Zubaidah ke Aceh.

image

Lokasi : Museum Aceh, Kota Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Saat saya berjumpa mereka, tampak wajah-wajah berseri, terlebih bunda Zubaidah. Wajahnya yang berbinar cukup menggambarkan betapa beliau senang di ajak jalan-jalan oleh ketiga anaknya. Sesekali senyum lebar terlihat dari wajahnya yang memang sudah tidak muda lagi.

Sebelum datang ke Aceh, Zelfa lah yang berkomunikasi dengan saya tentang perjalanan ke Aceh. Kami membahas dari mulai hotel yang layak untuk mereka, itinerary yang sesuai sampai makanan apa yang wajib di coba. Ketiga hal tersebut di sesuaikan karena mereka membawa sang bunda. Jadi yang menjadi patokannya adalah untuk kenyamanan bunda.

Inilah wajah 4 wanita yang menginspirasi, seorang ibu dan tiga orang anak perempuannya.
💗💗💗💗💗💗💗💗💗


image

Monumen Tsunami, Kawasan kapal PLTD Apung, Punge, Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

image

Gunongan - Taman Putroe Phang, Setui, Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

image

Masjid Rahmatullah, Lampuuk, Lhoknga, Aceh Besar, Aceh, Indonesia.

image

Kawasan Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

image

Kawasan Museum Aceh, Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

image

Masjid Al Makmur, Lampriet, Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Bagi sahabat-sahabat saya, mungkin kalimat terakhir saya ini sidah sering di dengar. Tetapi ini sebenarnya self reminder saya juga, bahwa "Bahagiakanlah orang tua kita selagi ia masih ada, jika sudah tidak ada hanya doa yang bisa kita kirimkan serta menjadi anak yang baik bagi orang lain dan bagi saudara-saudara orang tua kita" .
Amin.

"Lasaklah ... Sebanyak, Sebisa dan Sejauh Mungkin, Karena Hidup Bukan Diam di Satu Tempat"

Kaki Lasak : The Story of my Travel, Photo & Food




Follow Me :
Steemit @kakilasak
Facebook Husaini Sani
Instagram kaki lasak ucok silampung
Whatsapp +6282166076131

Sort:  

Terima kasih sahabat :)

Coin Marketplace

STEEM 0.05
TRX 0.29
JST 0.043
BTC 68415.31
ETH 1988.91
USDT 1.00
SBD 0.38