Panduan Lengkap Memilih Jenis Mobil untuk Liburan di Bali: Sesuaikan dengan Rute dan Kebutuhanmu!

in #travellast month (edited)

Halo Sahabat Steemian! 👋

Siapa yang sedang merencanakan liburan ke Pulau Dewata, Bali? Bali memang tidak ada habisnya untuk dieksplorasi. Mulai dari pantai di Selatan, sawah terasering di Ubud, hingga pegunungan sejuk di Kintamani.

Namun, satu hal yang sering menjadi pertimbangan utama saat mendarat di Bali adalah: Transportasi. Meskipun ada ojek online, menyewa mobil (baik lepas kunci maupun dengan supir) seringkali menjadi pilihan terbaik untuk fleksibilitas.

Tapi, jangan asal pilih mobil! Jalanan Bali itu unik—ada yang lebar, ada yang sempit (gang), macet parah, hingga tanjakan curam. Di postingan kali ini, saya ingin berbagi panduan memilih jenis mobil yang tepat berdasarkan pengalaman saya mengamati lalu lintas di Bali.

  1. City Car (Kecil & Gesit)
    Contoh: Honda Brio, Toyota Agya, Daihatsu Ayla.

Jika Anda berlibur sendirian (solo traveler) atau hanya berdua dengan pasangan, dan rencana perjalanan Anda hanya berkutat di area Kuta, Legian, Seminyak, atau Canggu, jenis mobil ini adalah juara!

Kelebihan: Sangat irit bensin dan mudah untuk selap-selip di kemacetan Canggu yang terkenal itu. Mencari parkir di area sempit juga jauh lebih mudah.

Kekurangan: Bagasi sempit (cukup 1-2 koper kabin) dan tenaga mungkin agak kurang jika dipaksa menanjak curam dengan muatan penuh.

sewa-mobil-listrik-byd-m6.webp

  1. Low MPV (Mobil Sejuta Umat)
    Contoh: Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Mitsubishi Xpander.

Ini adalah mobil yang paling umum disewa oleh keluarga kecil (4-5 orang). Mobil ini adalah penyeimbang terbaik antara kenyamanan dan harga sewa.

Kelebihan: Ground clearance (jarak ke tanah) cukup tinggi, jadi aman melewati jalan berlubang. Tenaga cukup kuat untuk diajak menanjak ke arah Bedugul atau Kintamani. Bagasi cukup luas untuk koper keluarga.

Kekurangan: Karena bodinya agak panjang, harus ekstra hati-hati saat masuk ke jalan tikus (shortcut) di area sawah.

  1. Medium MPV / Family Comfort (Kenyamanan Ekstra)
    Contoh: Toyota Innova Reborn, Innova Zenix.

Kalau budget bukan masalah utama dan Anda mengutamakan kenyamanan—terutama jika membawa orang tua (lansia) atau anak bayi—Innova adalah rajanya jalanan Bali.

Kelebihan: Suspensi sangat empuk, kabin senyap, dan AC yang dingin merata sampai belakang. Mesin dieselnya (terutama Reborn) sangat bertenaga melibas tanjakan ekstrem di Bali Utara tanpa meraung.

Kekurangan: Bodi besar dan lebar. Agak sulit jika harus berpapasan di jalan sempit daerah Ubud. Harga sewa biasanya 2x lipat dari City Car.

  1. Minibus (Untuk Rombongan)
    Contoh: Toyota Hiace, Isuzu Elf.

Untuk kalian yang datang dengan rombongan kantor atau big family (di atas 10 orang), jangan memaksakan sewa 2-3 mobil kecil. Lebih baik sewa satu unit Hiace.

Kelebihan: Semua anggota keluarga bisa berada dalam satu kendaraan (lebih seru). Kabin Hiace (terutama tipe Premio/Commuter) sekarang sudah sangat nyaman seperti mobil pribadi.

Kekurangan: Tidak bisa masuk ke semua area wisata atau parkiran yang sempit. Biasanya wajib sewa dengan supir karena ukurannya yang besar.

Tips Tambahan dari Saya 💡
Pilih Transmisi Matik: Percayalah, kemacetan di Bali saat high season bisa membuat kaki pegal jika Anda menyetir mobil manual.

Cek AC: Bali panas terik! Pastikan AC mobil yang Anda sewa berfungsi normal sebelum serah terima kunci.

Jalan Tikus: Jangan buta mengikuti Google Maps jika diarahkan ke jalan kecil, apalagi jika Anda membawa mobil besar (Innova/Hiace). Lebih baik memutar sedikit daripada terperosok di sawah.

Bagaimana dengan kalian? Mobil jenis apa yang biasanya kalian pilih saat liburan? Tulis di kolom komentar ya! 👇

Semoga tips ini bermanfaat untuk rencana liburan kalian selanjutnya!

Sort:  
Loading...