Puisi : "Melarutkan Duka"
Melarutkan Duka
Di antara dinding-dinding sepi,
Hati merana, terjerat duri.
Pikiran melayang, tak tentu arah,
Mencari jawaban, di antara resah.
Malam pekat, bintang enggan berseri,
Bayang-bayang masa lalu menghantui.
Setiap sudut, kenangan terukir,
Menambah beban, semakin berat terpikir.
Rasa sesak, memenuhi dada,
Ingin berteriak, namun tak bersuara.
Air mata jatuh, membasahi pipi,
Melarutkan duka, dalam hening sunyi.
Kapankah badai ini akan berlalu?
Meninggalkan jejak, hati yang membiru.
Berharap mentari, kembali menyinari,
Menghapus galau, membawa damai kembali.

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.