Puisi: Dermaga yang Tak BeranjaksteemCreated with Sketch.

in #art21 days ago

1000077359.jpg

Dermaga yang Tak Beranjak


Di cakrawala yang memudar warnanya,
Aku masih berdiri menyulam sisa cahaya.
Menghitung detak jam yang mulai renta,
Pada sebuah janji yang terkunci di dalam dada.
​Musim telah berganti jubah berulang kali,
Gugur daunnya, lalu tumbuh semi kembali.
Namun langkahku masih tertanam di tanah ini,
Menunggumu pulang membilas rindu yang kian sunyi.

Bukan karena aku tak punya arah untuk berlari,
Atau tak ada pelabuhan lain yang menanti.
Hanya saja, jiwaku sudah terlanjur mengerti,
Bahwa kau adalah muara, tempat segala lelah berhenti.

Biar waktu mengukir kerut di sudut mata,
Biar jarak membentang samudera yang buta.
Sebab cinta sejati tak pernah layu oleh jeda,
Ia hanya sedang menguji, seberapa kuat kita menjaga.
​Aku akan tetap di sini, di dermaga yang sama,
Menjadi saksi abadi dari sebuah setia yang lama.

Hingga nanti namamu pecah di udara,
Dan penantian ini berakhir dalam satu dekap yang nyata.

Coin Marketplace

STEEM 0.06
TRX 0.29
JST 0.053
BTC 70357.59
ETH 2062.07
USDT 1.00
SBD 0.48