Hari pertama masuk sekolah

in #burnsteem2511 days ago

IMG20260713064126.jpg

div.png

Hagoe's Village: July, 13th 2026

Sesuai dengan himbauan pemerintah melalui program GAMAS (Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah), hari ini aku mengantarkan si kecil Alvira di hari pertama masuk sekolahnya setelah naik kelas VI di SD Negeri 6 Matangkuli.

IMG20260713061300.jpg

Sarapan pagi

Pagi ini aku bangun seperti biasanya untuk menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim. Apalagi hari ini adalah hari Senin yang merupakan hari kerja kantoran bagi kami para ASN di Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

Usai menunaikan sholat subuh aku segera menuju dapur untuk membantu istriku menyiapkan sarapan pagi untuk kami sekeluarga.

Aku membuatkan kopi ku sendiri dan kemudian aku mulai mengeluarkan si Anas kucing kami ke kandang yang ada di teras depan.

Begitu pula dengan anakan perkutut yang aku tempatkan di gudang belakang pada malam harinya, kemudian aku gantungkan di teras depan dekat eks kolam ikan koi kami, pada siang harinya.


IMG20260713064321.jpg

Bersiap mengantarkan si kecil

Setelah membereskan peliharaan-peliharaanku, aku bersiap-siap untuk berangkat melakukan aktivitas pada hari ini dimana hari ini merupakan hari pertama si kecil kembali bersekolah setelah libur semester kemarin.

Kami pun sarapan pagi sebentar di rumah dan kemudian segera bersiap untuk berangkat mengantarkan si kecil Alvira ke sekolahnya, sesuai anjuran pemerintah bagi seorang ayah untuk mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah.


IMG20260713065108.jpg

Puskeswan Matangkuli

Karena ini merupakan hari kerja kantoran maka sebagai seorang Aparatur Sipil Negara aku akan melakukan presensi pagi di Puskeswan Matangkuli. Dan kemudian baru menuju SD Negeri 6 Matangkuli untuk mengantarkan si kecil Alvira.

Memang pemerintah memberikan dispensasi absensi bahkan menganjurkan agar seorang ayah yang merupakan Apartur Sipil Negara untuk mengantarkan anak-anak mereka ke sekolah pada hari ini.

Tetapi absensi tetap diberlakukan, tentu dengan kelonggaran waktu pelaksanaan absensinya sesuai dengan kondisi yang sedang mengikuti program GAMAS (Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah).


IMG20260713065440.jpg

SD Negeri 6 Matangkuli

Sebagai mana layaknya hari pertama sekolah maka kita mendapati pemandangan banyak para orangtua, baik laki-laki maupun perempuan yang menuju sekolah untuk mengantarkan anak-anak mereka pada pagi ini.

Biasanya anak-anak pun berlomba-lomba datang lebih cepat agar mendapatkan tempat duduk yang diinginkan, yang biasanya anak-anak lebih suka duduk di bangku deretan depan.


IMG20260713070136.jpg

Warung didepan sekolah

Setelah menurunkan si kecil Alvira didepan pintu gerbang sekolahnya, aku menuju warung kopi yang ada di depan sekolah tersebut.

Aku membiarkan si kecil Alvira untuk mengurus dan memilih sendiri tempat duduknya di ruang kelas VI yang berada di lantai II gedung sekolah SD Negeri 6 Matangkuli, yang notebenenya sekolah ini merupakan sekolah tempat aku belajar dulu saat masih sekolah dasar.

Hanya saja dulunya pada tahun 80-an, bangunan sekolah ini masih dalam kondisi yang cukup memprihatinkan, dan sebagiannya masih berkonstruksi kayu.

Seiring berjalannya waktu telah dilakukan berbagai perbaikan dan pembangunan gedung sekolah sehingga menjadi sekolah yang cukup representatif pada saat ini.


IMG20260713153614.jpg

Memasang paving block

Setelah selesai makan siang dan sholat Zuhur serta beristirahat sebentar, aku ingin melanjutkan kegiatanku memasang paving block di eks kolam ikan koi kami yang rusak oleh banjir di akhir tahun lalu

Aku hanya melakukan finishing saja, karena proses pemasangan paving block ini telah aku lakukan beberapa hari yang lalu disela-sela kesibukan ku sebagai Aparatur Sipil Negara.


IMG20260713160329.jpg

Ngopi sore

Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara tentu aku harus melaksanakan tugasku. Untuk itu aku harus pandai-pandai membagi waktu agar aku tetap bisa melakukan berbagai aktivitas lain di rumah.

Sore ini aku membuatkan kopi untuk menemani aktivitas ku di hari ini, dimana aku tidak memaksakan diri dalam melakukan kegiatan agar tidak menimbulkan dampak negatif.

Ketika sudah mulai lelah berkegiatan, aku pun beristirahat sambil menikmati kopi, sambil memikirkan apa yang akan aku lakukan selanjutnya.


IMG20260713153657.jpg

Memberi makan perkutut

Sebagai hiburan, aku pun bermain sebentar dengan anakan perkutut yang pelan-pelan sudah mulai makan sendiri di dalam sangkar.

Karena aku mendapatkan anakan perkutut perkutut ini saat masih bayi, sebelumnya aku harus memberinya makan dengan cara menyulangnya.

Awalnya anakan perkutut ini belum pandai untuk makan sendiri, tetapi kemudian aku melatihnya agar dia bisa makan sendiri.

Merawat anakan burung memang dibutuhkan kesabaran dan ketekunan agar anakan burung bisa survive dan tumbuh dengan normal. Dan inilah salah satu seninya kita memelihara burung, dimana tidak semua orang bisa melakukannya.


IMG20260713173234.jpg

Di warung bandrek

Di sore hari setelah melaksanakan sholat ashar aku akan menuju kantor Puskeswan Matangkuli untuk melengkapi presensi sore ku sekalian mengantarkan istriku yang ingin berobat di klinik Mandiri Bersama Parang Sikureueng.

Aku menurunkan istriku di depan Klinik Mandiri Bersama dan segera menuju Puskeswan Matangkuli untuk melakukan presensi sore. Kemudian segera kembali ke klinik dan menunggu istriku selesai berobat, di sebuah warung bandrek yang ada di sebelah klinik.


IMG20260713175618.jpg

Cat litternya si Anas

Setelah istriku selesai berobat, kami pun beranjak dari klinik dan singgah di sebuah petshop yang ada di kawasan Parang Sikureueng untuk membeli cat litternya si Anas yang sudah berkurang stoknya di rumah.

Di sore ini aku segera membereskan peliharaan-peliharaanku, memberi makan ikan-ikan di kolam samping, memasukkan burung perkutut ke gudang belakang rumah serta membawa masuk si Anas kucing kami ke dalam rumah.

Kemudian aku segera mandi dan bersiap-siap untuk makan malam serta melaksanakan sholat magrib di rumah saja pada sore ini.


Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!

Regards

@ alee75

Ciptakanlah keindahan di dalam hati Anda, dan keindahan di sekitar Anda akan mengikuti - Jalaluddin Rumi