Definisi Wanita Berkelas
Tau kah kamu seperti apa wanita yang benar-benar berkelas itu ?
Wanita yang benar-benar berkelas bukanlah yang penampilannya dipenuhi barang bermerek atau perhiasan mewah, melainkan ketenangan dan kebijaksanaan yang terpancar dari dalam dirinya.
Mereka selembut air, tetapi memiliki ketangguhan yang mampu menembus batu, sebebas angin, tetapi selalu tau ke arah mana mereka melangkah.

Pertama, wanita berkelas memahami prinsip kebaikan tertinggi itu seperti air.
Air membawa kebaikan bagi semua makhluk hidup tanpa harus bersaing.
Wanita yang paling berkelas tidak akan berdebat untuk hal-hal sepele, dan tidak menguras tenaga karena emosi.
Mereka menerima segalanya layaknya air yang mampu beradaptasi dilingkungan manapun, namun intisari dari mereka tidak pernah berubah.
Menghadapi gosip tidak terburu-buru membela diri, menghadapi kesulitan tidak mudah tersulut amarah.
Mereka paham bahwa kekuatan sejati bukanlah berteriak hingga serak, melainkan seperti air tenang yang menghanyutkan.
Kedua, wanita berkelas memahami cara memegang kendali poros kehidupan.
Mereka sangat sadar bahwa hidup ibarat empat musim, ada saatnya berbunga dan berbuah manis. Ada juga musim dingin yang menusuk dan musim panas yang terik.
Mereka tidak akan lupa daratan, karena kesuksesan sesaat, dan tidak akan menyalahkan diri sendiri karena kegagalan sementara.
Rendah hati disaat jaya, dan merenung menenangkan diri disaat sulit.
Emosi mereka tidak pernah mudah terpengaruh oleh dunia luar, dan tujuan mereka tidak berubah karena kebisingan sekitar.
Wanita seperti ini selalu memegang teguh kendali atas hidupnya sendiri, tidak tergesa-gesa, tidak panik, dan melangkah maju dengan tenang.
Ke tiga, wanita berkelas sangat memahami hukum titik balik dalam kehidupan.
Mereka tau bahwa keberuntungan dan kemalangan berjalan beriringan, kekuatan dan kelemahan saling melahirkan.
Saat orang lain pamer, mereka tetap tenang. Saat orang lain tergesa-gesa, mereka mengakar semakin kuat. Mereka tidak mengejar kemeriahan yang dangkal, melainkan fokus pada pertumbuhan batin.
Usia bagi mereka bukanlah sebuah belenggu, melainkan akumulasi dari kebijaksanaan.*
Kegagalan bagi mereka bukanlah akhir segalanya, melainkan titik balik untuk berubah menjadi lebih baik.
Ke empat, wanita berkelas melatih diri untuk bercahaya, namun tidak menyilaukan.
Wanita yang benar-benar mempesona tidak pernah sengaja menyombongkan dirinya.
Mereka percaya diri, tetapi tidak mengintimidasi, luar biasa hebat, tetapi tidak mendominasi.
Mereka bagaikan mutiara malam, mereka tidak membutuhkan pengakuan dari dunia luar, maupun untuk membuktikan nilai diri mereka, karena seiring berjalannya waktu, mereka telah membentuk hati yang dami dan tak tergoyahkan.
Wanita yang benar-benar berkelas, hidupnya bagaikan sebuah puisi. Tidak tergesa-gesa dan tidak lelet, namun setiap ucapannya penuh makna indah berbobot.
Tidak haus persaingan maupun pengakuan, namun memiliki dunianya sendiri.
Kecantikan mereja tidak terletak pada penampilan luar, melainkan pada auranya. Tidak pada kata-kata, melainkan pada pola pikirnya.
Mereka bukanlah wanita sempurna seperti yang ditekan oleh standar sosial, melainkan hidup bebas sebagai dewi dalam versi hidupnya sendiri.
Akhir kata, semoga perempuan semua bisa menjadi wanita yang tidak bisa dilunturkan oleh waktu.
Biarkan pertambahan usia menjadi berkat, bukan beban.
Menempa keanggunan berkelas yang abadi di dalam kebijaksanaan, dan mematangkan kecantikan yang tak lekang oleh waktu melalui kedewasaan hidup.
Salam kompak selalu.
By @midiagam
