Jangan Ma'afkan Dia
Jangan pernah mema'afkan seseorang yang sengaja menyakitimu, tidak ada yang namanya murni ketidaksengajaan, semuanya sudah dipertimbangkan untung ruginya.
Jangan mudah luluh hanya karena beberapa kata manis, meskipun dia kembali berusaha mengambil hatimu dengan segala cara, jangan ma'afkan dia.

Mema'afkannya sama dengan memberinya kesempatan kedua untuk menyakitimu. Toleransi terhadap orang jahat, adalah bentuk kekejaman terhadap masa depan diri sendiri.
Tidak semua kata "Ma'af" pantas dijawab dengan "Tidak apa-apa".
Mengapa orang bisa merasa sangat kecewa, tak lain karena kebaikan selalu dimanfa'atkan. Ketulusan selalu ditipu, dan kepercayaan selalu dikhianati.

Kita boleh melihat ke belakang untuk mengenang jalan yang telah dilalui, tapi kita tidak bisa berjalan mundur. Menyukai hal baru, dan bosan dengan yang lama, bukanlah sebuah penyakit.
Terus menerus mema'afkan, itulah yang mematikan. Dunia orang dewasa itu hanya tentang menyaring, bukan mendidik, hanya tentang memilih, bukan mengubah. Siapa yag baik kepada anda, maka anda juga baik kepadanya.
Siapa yang tidak baik kepadamu, jauhilah dia. Disakiti oleh orang lain adalah kehebatan mereka, tapi tidak bisa move on adalah ketidakmampuan anda sendiri.
Perilaku orang yang paling tidak dewasa adalah, mema'afkan segalanya hanya karena suasana hatinya sedang baik.
Beberapa hubungan yang hancur, biarkanlah hancur. Beberapa orang yang menjauh, biarkanlah menjauh. Simpan energi anda untuk mereka yang bersedia berbagi suka dan duka dengan anda.
Mengenali sifat asli manusia ditengah rasa sakit, dan terus melangkah maju dengan pikiran yang jernih, itulah bentuk penghormatan terbesar terhadap diri sendiri.
Salam kompak selalu.
By @midiagam
