Kita Dibentuk Dari Kebiasaan Kita Sehari-Hari

in Steem SEA26 days ago

IMG_20241028_114321_836.jpg


Realistis saja, kita enggak bisa hebat dalam waktu satu malam, yang bikin kita bertumbuh adalah satu halaman yang kita baca setiap hari.

Kita enggak bisa hebat dalam waktu satu malam, satu podcast yang kita dengar setiap hari, satu ilmu pengetahuan baru yang kita cari setiap hari, satu halaman yang kita baca.

Artinya, 360 hari kita membaca, 360 halaman buku, jangan remehkan. Artinya, 360 hari kita mendengarkan 360 podcast dalam sebuah narasi pidato.

Jack Ma, juga pernah mengatakan "Manusia itu dibentuk oleh kebiasaannya sehari-hari."



IMG_20250810_124119_011.jpg

Dan ya, aku setuju bisa menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk meriset demi menciptakan satu karya tulis buku.

Teman-teman tau enggak, kita belum tentu bisa ketemu tokoh-tokoh hebat dunia, tapi dengan adanya podcast, dengan adanya rekaman, kita bisa tau isi pikiran mereka, kita bisa belajar banyak dari pengalaman mereka.

Enggak ada ruginya baca buku, enggak ada ruginya dengar podcast.

Kita itu dibentuk dari kebiasaan kita sehari-hari, apa yang kita konsumsi, apa yang kita tonton, apa yang kita baca, itu mempengaruhi pikiran, mempengaruhi mood, bahkan mempengaruhi cita-cita.

Buktikan omongan aku, seminggu saja kamu mendengarkan konten orang pacaran, kamu ingin pacaran.

Seminggu saja kamu mendengarkan konten orang travelling, kamu ingin travelling.

Seminggu saja kamu mendengarkan orang-orang kaya, kamu nonton kehidupan orang kaya, kamu pasti ingin kaya.

Pertanyaannya adalah, apa yang kamu mau di dunia ini, mau jadi siapa kamu di dunia ini.

Pertanyaannya adalah, apakah kamu sudah puas dengan kehidupanmu yang saat ini?

Teman-teman, ini bukan sebuah nasehat belaka, ini adalah prinsip yang aku terapkan bertahun-tahun, dan aku ingin membagikan kepada teman-teman yang belum terbuka hatinya untuk memulai sesuatu.

Kamu tau tidak, aku dibentuk dari satu halaman setiap hari yang aku baca, podcast yang setiap hari aku dengar.

Aku dibentuk dari satu keingintahuan yang aku cari, aku melangkah sejauh ini, aku bertemu dengan orang-orang hebat, aku bertemu dan mengobrol dengan banyak orang-orang keren, karena aku baca buku.

Bayangkan kalau aku enggak baca buku, aku tau apa?

Bayangkan kalau aku enggak dengar podcast, aku tau apa?

Saat orang-orang keren ngajak aku ngomong, aku bisa menjawab, aku bisa berbagi pikiran, aku bisa bertukar pendapat, karena aku membaca buku dan mendengar podcast.

Bayangkan aku ketemu orang keren, tapi isi kepalaku kosong, aku enggak akan diajak ngomong, aku enggak akan punya relasi yang bagus, karena aku bodoh.

Kamu tau enggak, orag bodoh itu capek diajak ngomong, makanya kenapa ada gate antara orang-orang kaya dengan orang-orang yang bodoh.

Karena memang orang yang enggak setara, dalam pemikiran itu bikin capek.

Setara yang aku maksud bukan dari status sosial, tapi dari karakter, manner dan pemikiran

Salam kompak selalu.

By @midiagam