Stop Ikut Campur Urusan Orang Lain
Apa wujud kesadaran terbesar bagi seorang dewasa. Pernah mendengar ungkapan seperti ini, "segala sesuatu memiliki jiwanya sendiri, dan memiliki medan energinya masing-masing".
Jangan sembarangan mengganggu medan energi orang lain.
Setiap orang yang datang ke dunia ini, memiliki pelajaran hidupnya masing-masing.
Jangan campur tangan dalam sebab akibat orang lain, atau memikul nasib orang lain. Jika tidak, yang akan terkuras habis adalah dirimu sendiri.
Dalam lembar jawaban kehidupan ini, setiap orang punya soal ujian hidupnya sendiri. Dan setiap orang juga punya cara cara penyelesaiannya masing-masing.

Ada orang yang suka menjalani hidup dengan tergesa-gesa (rakus).
Ada yang lebih suka menikmatinya perlahan-lahan.
Ada orang yang berjuang seumur hidup demi mobil dan rumah, namun ada juga yang hanya membeli sepeda motor, lalu berkeliling menikmati keindahan alam.
Saat seseorang melewati usia paruh baya, jangan gunakan standar dirimu untuk menghakimi pilihan orang lain, apalagi mencoba mengubah orang lain, agar sesuai dengan ekspetasimu.
Guru tidak memaksakan ilmunya, dokter tidak menawarkan pengobatan tanpa diminta.
Ilmu tidak diwariskan dengan sembarangan, jalan kebenaran tidak dijual murah.
Kesadaran terbesar sebagai orang dewasa adalah mengurus dirinya sendiri dengan baik, dan tidak mudah ikut campur menasehati orang lain.
Beberapa orang tidak mempan dinasehati, mereka hanya bisa sadar lewat rasa sakit.
Beberapa rintangan tidak mempan hanya diperingatkan, mereka harus menabraknya sendiri agar belajar.
Bantuan terbaik yang bisa kita berikan adalah menghormati orang tersebut, dan membiarkan mereka menjadi apa adanya diri mereka.
Semoga kita semua fokus mengurus diri sendiri, bukan sibuk mengurus orang lain. Lepaskanlah sindrom pahlawan, dan hormatilah takdir orang lain.
Salam kompak selalu.
By @midiagam
