Menikmati sore di pinggir sungai

in Nature & Agriculture2 days ago

IMG20260123173655.jpg

div.png

Hagoe's Village: Jan, 23th 2026

Tinggal di pedesaan merupakan sebuah anugerah bagiku karena aku bisa menikmati suasana pedesaan tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi, seperti halnya di sore ini kami bisa bersantai di pinggir sungai sambil menikmati mie goreng.

Hari ini adalah hari pembagian rapor anak-anak sekolah di tingkat Sekolah Dasar, khususnya sekolah si kecil Alvira yang merupakan semester ganjil, dimana saat ini si kecil Alvira sedang duduk di kelas V.

Pagi-pagi aku sudah menyiapkan sarapanku berupa segelas kopi espresso panas tanpa gula dan juga sebutir telur rebus, seperti biasanya.

Sekitar pukul 07 pagi, aku mengantarkan si kecil Alvira ke sekolahnya sekalian melakukan presensi pagi di Puskeswan Matangkuli. Dan setelah melakukan presensi pagi aku segera kembali ke rumah.

IMG20260123082554.jpg

Ikan kakap sungai

Baru saja aku tiba di rumah, adikku mendatangi rumah kami dan memberikan seekor ikan kakap sungai atau sering disebut sebagai ikan kepala batu, yang didapatkannya dari jaring ikan yang dipasang di sungai di depan rumah kami.

Selain ikan kakap sungai, adikku juga mendapatkan beberapa ekor ikan jenis lainnya seperti ikan jurung dan juga ikan gabus. Dan ikan-ikan ini akan dilakukan proses pengasapan sehingga nantinya menghasilkan ikan asap atau Ikan Salee.

Adikku memberikan ikan kakap sungai yang berukuran cukup besar ini kepada kami sehingga aku bisa memanggangnya untuk tambahan menu makan siang kami di hari ini.


IMG20260123091140.jpg

Memasak air minum

Aku segera mengganti pakaian ku dan kemudian menyiangi ikan kakap ini agar bisa dipanggang diatas bara api. Dan untuk mendapatkan bara apinya, aku akan memasak air minum terlebih dahulu dengan menggunakan kayu bakar.

Aku sudah terbiasa memasak air minum dengan menggunakan kayu bakar karena aku memiliki sebuah kompor khusus untuk memasak dengan kayu bakar.

Kompor ini juga yang membuat kami bisa survive saat bencana ekologis beberapa waktu yang lalu, dimana saat itu persediaan gas elpiji kami sudah habis, dan kediaman kami masih terendam oleh air banjir setinggi dua meter, kami masih bisa memasak dengan menggunakan kompor ini.

Pasca banjir, aku mendapatkan cukup banyak kayu bakar yang berasal dari material banjir sehingga aku bisa menggunakan kayu bakar untuk memasak air minum di hari ini.


IMG20260123105217.jpg

Memanggang ikan

Arang kayu yang terbentuk dari sisa memasak air minum bisa aku gunakan untuk memanggang ikan kakap sungai yang diberikan adikku tadi pagi.

Sebelum ikan kakap tersebut dipanggang diatas bara api, istriku sudah melakukan marinasi agar nantinya ikan terasa lebih gurih dan lezat untuk tambahan menu makan siang kami.

Setelah ikan kakap yang aku panggang sudah matang, aku menyerahkannya kepada istriku. Kemudian aku beristirahat sambil menyiapkan postinganku untuk hari ini.


IMG20260123173136.jpg

Adikku memasang jaring ikan di sungai didepan rumah

Hari ini adalah hari Jum'at yang artinya aku harus bersiap-siap untuk berangkat ke mesjid di kampung kami untuk melaksanakan sholat Jum'at di hari ini.

Aku berangkat ke mesjid setelah selesai makan siang terlebih dahulu agar perutku tidak keroncongan saat sedang menjalankan ibadah sholat Jum'at.

Dan setelah selesai sholat Jum'at aku langsung pulang ke rumah dan tidak singgah kemana-mana, karena aku ingin beristirahat di rumah saja. Apalagi cuaca di siang ini terasa cukup panas dan sudah tidak turun hujan selama lebih dua minggu.

Sore ini merupakan jadwal kontrol ulang istriku ke rumah sakit pasca menjalani opname beberapa hari yang lalu. Dan untuk itu si Abang akan menemani bundanya ke rumah sakit di sore ini.

Di sore hari setelah sholat ashar, aku dan si kecil Alvira menuju Puskeswan Matangkuli agar aku bisa melengkapi presensi sore di hari ini. Dan dalam perjalanan pulang, si kecil Alvira minta dibelikan mie goreng di Parang Sikureueng.

Si kecil Alvira ingin makan mie goreng yang kami beli ini di pinggir sungai yang ada di depan rumah kami, dimana adikku sedang memasang jaring ikan di sungai ketika kami menuju sungai ini.


IMG20260123173604.jpg

Si kecil makan mie goreng

Adikku memang memiliki hobby memasang jaring ikan di sungai di depan rumah kami dan sekitarnya, karena dia sering mendapatkan ikan-ikan dari sungai ini yang bisa dimakan atau dijual setelah dilakukan proses pengasapan.

Ikan yang telah dilakukan proses pengasapan dan menghasilkan Ikan Salee, harga jualnya lebih tinggi dibandingkan dengan ikan yang dijual dalam kondisi segar atau basah.

Kami segera menuju bantaran sungai di sore ini dengan membawa mie goreng yang telah kami beli tadi. Si kecil Alvira pun segera membuka bungkusan mie goreng dan menikmatinya dipinggir sungai.


IMG20260123173840.jpg

Di pinggir sungai

Kami bersantai dan menikmati mie goreng di pinggir sungai di sore ini sambil menunggu istriku pulang dari rumah sakit untuk menjalani kontrol ulang.

Si kecil Alvira pun sangat senang berada di pinggir sungai bahkan ia ingin makan siang ditengah sungai pada esok harinya. Karena saat ini sungai di depan rumah cukup dangkal airnya.

Karena sudah tidak turun hujan dalam beberapa hari menyebabkan air sungai menjadi sedikit dan sudah tampak bagian tengah sungainya.

Sewaktu kecil dulu aku sering bermain di sungai dan makan siang bersama teman-teman, saat air sungai sangat dangkal. Dan ternyata si kecil Alvira ingin makan siang seperti kami dulu di sungai ini.

Anak-anak sangat suka dengan pengalaman seperti ini. Apalagi si kecil Alvira yang selalu ingin melakukan berbagai aktivitas bersamaku dan berinteraksi dengan alam.

Suasana pedesaan dengan segala dinamikanya merupakan salah satu alasan mengapa aku kembali dan menetap di kampung halaman ku, dimana aku juga percaya bahwa suasana pedesaan adalah tempat yang cukup bagus untuk pertumbuhan anak-anak kami.

Tinggal di pedesaan bukanlah suatu masalah bagi kami karena akses ke fasilitas-fasilitas umum serta ke ibukota kecamatan maupun kabupaten itu cukup dekat.

Disisi lain kami bisa menikmati keindahan dan kenyamanan suasana pedesaan yang relatif lebih tenang dan damai, meskipun terkadang ada kendala banjir yang terjadi di desa kami.

Overall, kami cukup nyaman tinggal di pedesaan, dimana kami selalu bisa dekat dengan sanak keluarga dan orangtua kami yang saat ini sudah cukup sepuh.


Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!

Regards

@ alee75

Ciptakanlah keindahan di dalam hati Anda, dan keindahan di sekitar Anda akan mengikuti - Jalaluddin Rumi

We invite you to support @pennsif.witness for growth across the whole platform through robust communication at all levels and targeted high-yield developments with the resources available.
Click Here