Panen ikan di kerambak
Hai sahabat stemians semuanya, selamat datang di blog saya @suryati1 semoga kabarnya pada sehat dan bahagia semuanya ya,
Kupikir semuanya sudah di urus, tapi ternyata aku kembali harus turun tangan mengurus berkas BPJS bapak mertua, kemarin aku piket di kantor hingga sore hari baru pulang dan malamnya aku malah dapat tugas baru yaitu mengurus rekening bank ibu mertua.
Setelah menyelesaikan pekerjaan di rumah di pagi hari dan menyiapkan keperluan anak ku sekolah aku pun pergi ke Panton Labu untuk mengurus buku rekening bank, aku juga harus membawa ibu mertua ke bank supaya semuanya cepat selesai, sampai di bank ternyata memerlukan pas foto untuk mengajukan buku rekening tersebut jadi aku segera ke tempat fotocopy untuk mencetak fotonya.

Membantu seseorang mengisi slip penarikan
Setelah selesai aku segera kembali ke bank dan menyerahkan fotonya tak lama kemudian buku rekening bank selesai, sebenarnya ibu mertua belum boleh keluar rumah karena keperluan yang mendesak terpaksa dia pergi juga, kami tidak kemana-mana setelah itu dan langsung pulang.

Saat pulang mengisi bahan bakar minyak
Sampai di rumah aku memasak untuk makan siang kami karena tidak sempat memasak tadi pagi dan hanya menggoreng telur saja untuk lauk makan anak ku, sementara ayahnya tidak pulang sejak pergi jam 5.30 setelah subuh tadi, jadi dia membeli nasi bungkus dan makan di kerambak sambil menjaga ikan kami supaya tidak lepas.

Buah labu tanah mau di masak kuah santan
Hari ini kami akan panen di kerambak dan aku akan pergi kesana siang ini sambil mengantarkan makan siang untuk suami ku, aku segera memasak sayur santan buah labu tanah dan menumis kangkung, di kerambak suamiku sedang memanggang ikan sebagai lauknya, satu ekor ikan segar sudah cukup karena aku sudah makan di rumah.

Sampai di kerambak dan hendak memanggang ikan

Satu ekor ikan segar siap di panggang
Setelah makan siang kami pun beristirahat di bawah pohon rindang karena cuacanya sangat panas sekali, suami ku sampai tertidur sebentar sebelum memanen ikan, anakku juga bermain ayunan di sana, kalau panen seperti ini banyak sekali orang-orang yang datang sekedar mencari ikan untuk lauk.
Setiap orang kami berikan 3 atau 4 ekor ikan, keponakan ku juga ku suruh datang karena kami tidak sempat mengantarkannya karena masih sibuk sampai sore hari, keponakan ku yang di matang kuli tidak bisa datang dan esok hari akan menjemput ikan jatah untuk mereka.
Setelah panen selesai kami pun langsung pulang, di rumah, ayam-ayam ku sudah menunggu untuk di berikan pakan dan mengandangi mereka, pas mau mandi tiba-tiba lampu berkedip-kedip beberapa kali lalu padam, karena gelap aku pun memasang lampu teplok yang ku buat saat banjir kemarin, jadi tidak gelap lagi.
Kami makan malam dengan mie saja karena tidak sempat lagi memasak apalagi dalam keadaan gelap gulita, di dalam rumah pun terasa sangat panas sekali, setelah makan kami ke rumah ibu mertua dan disana agak terasa dingin karena pintu terbuka dan nyamuk juga tidak ada, sedangkan di rumah ku banyak sekali nyamuknya karena di belakang rumah terdapat banyak kerambaknya.
Lampu menyala kembali sekitar jam 10 malam, kami segera pulang dan beristirahat karena sudah sangat lelah sekali dengan kegiatan hari ini.
Sekian postingan saya hari ini, terimakasih sudah singgah dan meluangkan waktu untuk membacanya, wassalam.













Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Curated by: @josepha
Terimakasih temanku atas dukungannya 🙏