Lebaran kedua Idul Fitri

Hagoe's Village: March, 22th 2026
Hari kedua lebaran Idul Fitri tahun ini terasa cukup sakral dalam konteks suasana spiritual bagi kami masyarakat muslim di Aceh. Meskipun menurut amatan ku suasana lebaran kali ini agak berbeda dibandingkan dengan lebaran-lebaran sebelumnya.
Jalanan tidak begitu hiruk-pikuk oleh warga yang berlalu lalang, yang mungkin disebabkan oleh kondisi ekonomi yang dipengaruhi oleh krisis global saat ini.
Krisis energi akibat perang AS-Israel dengan Iran juga melanda negara kami Indonesia. Menurut informasi resmi dari Pemerintah bahwa cadangan minyak hanya tersisa untuk beberapa hari ke depan.
Sementara impor minyak dari Timur Tengah terhambat akibat perang ini sehingga Pemerintah harus memikirkan solusi alternatif termasuk rencana akan memberlakukan sistem Work From Home (WFH) terbatas bagi pegawai negeri dan juga swasta dalam rangka menghemat penggunaan bahan bakar minyak.
Sarapan pagiJam biologis ku kembali aktif saat azan subuh berkumandang dari mesjid di kampung kami. Dan aku pun segera bangkit dari tempat tidur, minum sedikit air putih dan kemudian menuju kamar mandi untuk berwudhu agar aku bisa melaksanakan sholat subuh di hari ini.
Selanjutnya aku menuju dapur untuk menyiapkan sarapan ku sendiri sebelum melakukan aktivitas lainnya. Sedangkan istriku menyiapkan sarapan untuk anak-anak kami.
Di teras depan rumahBegitu suasana di luar sudah agak terang, aku menuju teras depan rumah untuk membereskan tanaman-tanaman yang ada di halaman kami.
Aku menyirami tanaman-tanaman yang ada dan kemudian aku istirahat sambil menikmati suasana pagi serta mulai mencicil membuat postingan ku untuk hari ini.
Tidak ada rencana khusus kunjungan ke tempat saudara-saudara di hari ini, karena rata-rata anggota keluarga besar ku akan berkunjung ke tempat atau mertua mereka masing-masing yang tersebar diberbagai daerah.
Ada yang pulang ke tempat mertuanya di Sigli atau ke Kota Langsa maupun desa yang masih dalam kecamatan kami.
Terkait denganku, kami telah pulang ke tempat mertuaku pada kemarin siang sehingga hari ini kami berada di rumah saja sambil menunggu saudara yang berkunjung ke rumah kami.
Memberi makan Ikan Sambil mencicil membuat postingan, aku juga memberi makan ikan-ikan yang ada di pot di teras depan rumah kami, yang kebetulan hanya ikan-ikan kecil karena tiga kolam ikan yang kami miliki tidak bisa difungsikan lagi yang disebabkan rusak berat pasca banjir yang lalu.
Walaupun kolam tersebut direhab aku tidak bisa memelihara ikan-ikan karena daerah kami sangat rawan dengan banjir dan sudah beberapa kali ikan-ikan di kolam hanyut terbawa banjir.
Makan siangMenjelang siang, saudara kami yang tinggal di Bireuen dan juga Lhokseumawe berkunjung ke rumah orangtua kami dalam rangka silaturahmi lebaran Idul Fitri.
Mereka ada makcik kami beserta anak, menantu serta cucunya yang sekalian berziarah ke makam pak cik yang merupakan adik dari ibuku.
Dan seperti biasa, ketika momen silaturahmi lebaran seperti ini maka tamu dan saudara yang berkunjung akan disajikan makanan dan minuman termasuk makan siang.
Mengantarkan istri dan anak-anakSetelah selesai sholat Zuhur aku akan mengantarkan istri dan anak-anak ku ke rumah mertua, karena mereka akan pergi ke rumah adik ipar di Lhokseumawe untuk membantunya membuat persiapan acara open house d rumah adik ipar pada esok hari.
Esok, adik ipar yang merupakan kepala sekolah akan mengadakan acara open house untuk menyambut kunjungan para anak buahnya di sekolah.
Untuk itu istri dan anak-anak ku akan membuat persiapan acara dimaksud di rumah adik ipar. Dan karena mobil kami sedang bocor bannya dan bengkel belum ada yang buka maka aku terpaksa mengantarkan mereka dengan menggunakan motor.
Kandang di belakang rumahSetelah mengantarkan istri dan anak-anak ke rumah mertua, aku segera kembali ke rumah karena aku akan membeli ikan pesanan ibuku. Mudah-mudahan sudah ada pedagang yang mulai berjualan ikan.
Dan setelah mencari di beberapa tempat ternyata masih banyak pedagang ikan yang belum beroperasi. Dan biarpun ada yang sudah berjualan tetapi ikannya tidak worth it untuk dibeli.
Akhirnya setelah membeli sayur-sayuran, aku segera kembali ke rumah untuk beristirahat karena cuaca cukup panas di sore ini. Dan sambil beristirahat, aku mengedit foto serta video untuk diupload di media sosial.
Setelah selesai sholat ashar, aku menuju kandang kambing milik adikku yang berada di belakang rumah kami. Dan sebenarnya sudah tiba saatnya untuk dilakukan penyuntikan rutin pada kambing tersebut.
Tetapi karena tidak memungkinkan untuk dilakukan penyuntikan di sore ini maka penyuntikan akan kulakukan pada besok pagi.
Senja di desa kamiCuaca dalam beberapa hari ini cenderung cukup panas sesuai dengan informasi dari BMKG bahwa sudah memasuki musim kemarau untuk wilayah Indonesia, yang tiba lebih cepat pada tahun ini.
Walaupun di sore hari seperti ini terlihat awan di daerah kami tetapi tidak sampai menyebabkan turun hujan.
Setelah berada beberapa saat di belakang rumah, aku kembali ke rumah untuk menyirami tanaman-tanaman di halaman depan karena sebentar lagi akan tiba waktu sholat magrib.
Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!
@ alee75
Click Here 







