Numpang Foto di Depan The Ritz-Carlton Kualalumpur
Saya, istri dan putri sulung kami hendak cari makan malam. Begitu keluar dari pintu utama hotel, langsung terlihat papan nama hotel paling terkenal di dunia, The Ritz-Carlton. Kami pun tak ingin kehilangan momen. Saya meminta putri saya untuk mengabadikannya. Namun tiba-tiba ada iring-iringan kendaraan petinggi negara yang dikawal ketat polisi dan tentara. Kami pun menepi sejenak, memberi jalan sambil memperhatikan suasana yang mendadak tegang namun tertib. Setelah rombongan itu berlalu, suasana kembali normal, dan kami pun langsung berfoto di depan papan nama yang berpendar indah.
Lampu keemasan dari papan nama The Ritz-Carlton Kuala Lumpur memancar terang, menjadi latar sempurna bagi kami berdua yang berdiri berdampingan. Senyum istri saya tampak hangat, sementara saya mencoba tetap santai meski sedikit kaku di depan kamera. Tanaman hijau yang tertata rapi di bawah papan nama menambah kesan elegan, membuat momen sederhana itu terasa begitu istimewa.
Di tengah gemerlap kota Kuala Lumpur malam itu, kami sejenak berhenti dari hiruk-pikuk perjalanan. Bukan sekadar berfoto, tapi seperti memberi tanda kecil bahwa kami pernah berada di titik ini—menikmati waktu, mengabadikan kenangan, dan mensyukuri kebersamaan. Setelah itu, kami kembali melangkah mencari tempat makan, membawa serta cerita kecil yang tanpa direncanakan justru menjadi bagian paling berkesan dari malam kami.