Wisuda sarjana ponakan

Hagoe's Village: May, 21th 2026
Tadi malam kami menempuh perjalanan yang cukup melelahkan, dimana kami berangkat dari Kota Lhokseumawe menuju Kota Banda Aceh sejak pukul 05 kemarin sore dengan menggunakan mobil.
Perjalanan cukup berat karena ada beberapa kendala dijalan dimana sedang sedang ada perbaikan jembatan akibat bencana ekologis beberapa bulan yang lalu, yang membuat otoritas memberlakukan sistem buka-tutup jalan yang melewati proyek perbaikan jembatan tersebut.
Rumah kost ponakanKami tiba di rumah ponakan kami di Kampung Kramat Banda Aceh sekitar pukul 04 dinihari. Dan aku hanya sempat tidur selama 1 jam saja karena kemudian aku sudah terbangun di pukul 05 pagi untuk melaksanakan sholat subuh.
Jadi praktis aku hanya tidur sekitar satu jam saja di malam tadi, karena aku tidak bisa tidur ketika sedang berada dalam mobil atau dalam perjalanan.
Sarapan pagiKami harus segera bersiap-siap karena kami harus mengantarkan ponakan menuju lokasi kegiatan wisuda di gedung AAC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala sesuai undangan dari pihak panitia.
Sebelum berangkat kami sudah membeli sarapan pagi di sebuah UMKM yang cukup menarik dengan konsep tradisional dan menyajikan makanan serta minuman tradisional Aceh.
Meskipun UMKM ini hanya dijalankan di rumah atau tepatnya teras rumah tetapi banyak orang yang berkunjung ke tempat ini untuk menikmati minuman dan makanan yang disajikan ataupun membawa pulang makanan dan minuman yang di beli di tempat ini.
Parkir mobilKetika kami tiba di lokasi acara wisuda di gedung AAC Dayan Dawood terlihat sudah ramai dikunjungi oleh para wisudawan serta keluarga mereka.
Kami pun harus memarkirkan mobil di tempat yang agak jauh dari lokasi wisuda bahkan sempat mengalami insiden "menyenggol" mobil orang saat terburu-buru menuju lokasi acara, karena kami tiba sedikit telat yang disebabkan oleh ponakan yang harus make up terlebih dahulu.
Kantin AAC Dayan DawoodSesuai surat undangan yang diberikan oleh pihak panitia, hanya satu orang saja dari wali mahasiswa yang diperbolehkan untuk memasuki ruang acara.
Dan kakakku memilih untuk masuk ke ruang acara sedangkan kami menunggu selesainya acara di kantin yang ada di sebelah gedung AAC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala.
Sekitar pukul 11 siang, rombongan adikku bersama keluarganya pun telah tiba dan bergabung dengan kami di kantin ini, dimana mereka berangkat dari Lhokseumawe sekitar pukul 05 pagi tadi.
Kemudian anak kami yang tinggal di Rukoh Darussalam pun ikut bergabung dengan kami di kantin AAC Dayan Dawood untuk menunggu selesainya ponakan kami wisuda di siang ini.


Foto-foto setelah wisudaMenjelang tengah hari, acara wisuda pun selesai dan ponakan kami berserta kakak sudah keluar dari ruang acara dan menghampiri kami di kantin ini.
Suasana kebahagiaan terpancar dari wajah-wajah kami atas suksesnya acara wisuda ponakan kami ini, dan tentu dirasakan oleh oleh semua para wisudawan beserta keluarganya yang hadir di momen ini.
Kami pun melakukan foto-foto di lokasi wisuda ini atau di sekitar gedung AAC Dayan Dawood untuk kenang-kenangan terhadap pencapaian ini, yang merupakan sebuah kebanggaan kami semua.

Makan siang bersamaSetelah selesai melakukan foto-foto di lokasi ini, kami pun menuju sebuah cafe untuk makan siang bersama, dimana kami telah mem-booking paket makan siang untuk keluarga kami.
Cafe ini terletak di Lambaro skep yang diberi nama Kuala Village Cafe yang menyajikan makanan dan minuman serta suasana yang cukup nyaman.
Memang harga makanan dan minumannya sedikit lebih mahal, dimana harga paket makanan untuk empat orang dibandrol sekitar 400k-600k IDR per paketnya.
Dan kami harus memesan paket makanan serta minuman ini sekitar lima paket karena jumlah anggota keluarga yang makan siang di hari ini cukup ramai.
Foto-foto setelah makan siangCafe ini sering dikunjungi oleh para konsumen yang ingin mendapatkan layanan serta sajian makanan dan minuman yang menggugah selera.
Cafe ini juga menyediakan tempat untuk pelaksanaan acara-acara resmi atau jamuan makan sehingga banyak dikunjungi oleh orang-orang yang ingin menjamu relasi atau keluarga mereka.
Pemandangan di cafe ini cukup bagus dan nyaman sehingga sangat bagus sebagai tempat untuk berfoto-foto setelah selesai makan di lokasi ini.
Lokasi ini sebelumnya merupakan areal tambak, dan setelah dibangun cafe, konsep alaminya tetap dipertahankan dimana cafe ini terletak diantara tanaman mangrove dan dekat dengan pantai.
Makan malamSelesai makan siang dan berfoto bersama di Kuala Village Cafe, kami pun kembali kediaman atau rumah kost ponakan di Kampung Kramat untuk beristirahat.
Dan di malam harinya kami kembali keluar menuju sebuah cafe, yaitu Dewantara Kupi untuk makan malam bersama, dimana di cafe ini menyediakan aneka makanan dan minuman yang menggugah selera.
Tempat ini sangat cocok untuk makan-makan bersama keluarga, teman ataupun kolega dimana makanan dan minuman yang disediakan itu cukup worth it.
Suasana cafe pun cukup nyaman sehingga kami baru beranjak dari cafe ini sekitar pukul 11 malam setelah menikmati makanan dan minuman serta mengobrol hangat dengan keluarga besar kami.
Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!
@ alee75
Click Here 














Curated By : @ memamun
Saludos y mi has felicidades para ese graduado, una meta más cumplida, que continúe asi cosechando éxitos. Ir a un restaurante a celebrar es una buena idea, toda la familia come sabroso y pasan un rato bien agradable.
Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya. Pencapaian ini memang cukup membahagiakan bagi keluarga besar kami, apalagi beberapa hari sebelumnya anak kandung kami juga diwisuda setelah menempuh pendidikan sarjananya...🙏