Lifestyle the diary game||✨Iftar Day 20: Delicious Street Food and Home-Cooked Meals🥰🙏||10-03-2026
Selamat malam teman-teman semuanya, kembali lagi di blog aku, seperti biasa saja aku akan ceritakan kegiatan aku hari ini yang biasa saja, dan tidak ada yang istimewa, tetapi tetap aku akan cerita 😁.
Sore yang indah setelah aku selesai masak untuk buka puasa nanti, aku bereskan anak aku dan kemudian barulah aku yang bereskan diri, ya aku berganti pakaian, hari ini seperti hari kemarin yaitu mencari takjil di simpang rangkaya, karena daerah geudong dan sekitar sana itu macet jadi aku malas untuk arah sekitar Geudong pasee, jadi kami ke rangkaya saja lah, karena di rangkaya tidak kalah banyak yang jualan takjil, malah bisa di bilang padat sama yang berjualan takjil di pinggir jalan.
Setelah aku selesai, aku dan suami beserta anak aku keluar untuk menikmati sore puasa di jalan, kata orang ngabuburit lah, aku pun tidak tahu mahu bagaimana bahasa yang benar, yang aku tahu kalau keluar sore saat bulan puasa itu ngabuburit mencari takjil.
Simpang Rangkaya sangat ramai, apalagi di bulan puasa, jalan sedikit macet tetapi masih bisa kita lalui, setiap bulan puasa pasti padat, padat dengan penjual dan padat juga dengan pembeli, aku sampai bingung mahu beli yang mana, kalau ikutin nafsu nih kan, semua mahu di beli dan sayang nya nanti pas buka puasa sudah tidak mahu di makan, cuma nafsu mata saja yang kalau lihat ini itu maunya di beli.
Yang jual air beragam yang jual kue basah maupun kering juga banyak, Air saja sampai bingung aku tidak tahu mahu beli yang mana, terkadang Samapi aku rasanya seperti aneh warna-warni air dan juga nama air nya.
Setelah aku dan suami menyusui jalan rangkaya sampai kami kesimpang parang sikureng atau bisa di bilang matang kuli, jangan di bilang sangat ramai, sudah sepanjang jalan yang jualan itu sangat ramai, dan setia yang jualan pasti ada saja pembelinya.
Karena sudah sangat sore aku beli beberapa takjil dan air pastinya, karena tidak enak kalau tidak beli, walaupun cuma beberapa di atas meja tuh harus ada takjil, habis tarawih pasti nanti di makan dan karena kami sekeluarga memang tipe yang langsung makan berat, jadi ya takjil nya kamu makan setelah shalat magrib atau selesai shalat tarawih.
Setelah aku membeli beberapa takjil dan air dingin aku segera pulang, karena takut nanti tidak keburu buka di rumah, jalanan juga kalau sudah mahu magrib begini pasti malah semakin ramai sekali ada yang rebutan jalan mahu pulang kerumah nya masing-masing seperti aku saat ini.
Sampai di rumah aku langsung tempatkan yang aku beli tadi, dan kemudian aku taruh semua menu di bawah untuk kami makan bersama, lebih enak kalau makan nya lesehan seperti ini, lebih leluasa saja.
Aku tadi masak ikan aku rendang, dan ikan goreng, dan juga sayur kuah bening dan tidak lupa sambal terasi nya, walau bulan puasa begini ingin juga Makan yang pedas, dan nikmat sekali kalau sambal terasi.
Yang aku beli tadi saat keluar, hanya beberapa risol, dan kuh pay, dan juga sus, air SOP buah dan es teller durian, sebenar nya bisa buat sendiri tetapi kalau buat sendiri tidak bisa keluar sore, dan tidak enak kalau tidak beli 😁.
Karena sudah waktunya buka puasa, jadi aku ingin bilang, selamat berbuka puasa untuk teman-teman yang menjalankan ☺️, semoga ibadah dan puasa nya selalu lancar ya teman-teman, dan jangan lupa menjaga kesehatan kalian yaa☺️.
Baiklah teman-teman sampai di sini dulu ya cerita aku, sampai bertemu kembali di blog aku berikutnya dan jangan lupa untuk vote, comment dan share ya teman-teman steemian ☺️ 🙏.
My regards @wuland🥰




Saludos. En la calle encontramos una gran variedad de comidas muy sabrosas y provocativas. De igual manera en casa también preparamos, lo importante es disfrutar y quedar satisfechos.