Lifestyle the diary game||✨ 🏚️My Little Shop, A Place Where Their Daily Stories Live and Roam – From Breakfast to Returning from the Rice Fields👩🌾 ✨

Tampak depan kedai bersama pembeli dan penjual🏚️
Hari ini aku benar-benar merasa seperti di rumah sendiri, saat berada di warung yang aku kelola, pas sekali pagi ini ada beberapa pembeli yang datang, salah satunya adalah tetangga yang selalu mampir setiap hari buat beli sarapan.
Di foto pertama aku lagi selfie bareng suami, tetapi ada juga tetangga aku yang tadi sedang beli, beliau lagi ceria bersama suami tentang aktivitas nya kemarin, dan wajah nya yang senyum saat bercerita.
Kemudian aku cek stok gorengan yang sudah aku goreng tadi pagi, warnanya keemasan dan baunya yang menggugah selera bikin aku sendiri jadi lapar, aku langsung abadi momen ini dengan selfie lagi, sambil melihat ke arah area dapur yang sudah aku siapkan rapi.
Meskipun warung nya sederhana, dengan termos hijau yang selalu ada buat menyimpan air hangat dan meja kayu yang sudah cukup tua, tetapi setiap sudut nya penuh dengan kenangan buat aku.

Menyaksikan orang-orang pada pulang sawah👩🌾
Hari ini cuaca nya cukup cerah dengan awan yang sedikit menyebar di langit, pas sekali buat berjualan di warung aku yang punya atap kombinasi jerami dan seng, aku berdiri di depan warung melihat jalan yang mulai ramai oleh orang-orang yang baru saja selesai
bekerja di sawah.
Aku melihat ibu-ibu pakai jilbab coklat sedang mengayuh sepeda nya pelan-pelan, beliau juga sering mampir di warung aku setelah pulang dari sawah untuk membeli gorengan dan air dingin, kali ini beliau menyapa aku dengan senyum lelah tetapi penuh rasa syukur, seperti biasanya.
Tidak lama kemudian, bapak-bapak melintas naik sepeda motornya, dengan baju kerja sawah yang sedikit kotor oleh lumpur, beliau berhenti sebentar untuk bilang ingin pesan air bandrek untuk nanti sore setelah beliau kembali lagi pergi ke sawah.
Beberapa menit setelah itu, lewat lagi ibu-ibu yang selalu pakai topi lidi datang dengan sepedanya, kali ini beliau tampak lebih cepat mengayuhnya, mungkin karena ingin segera pulang, untuk membuat makanan buat keluarga nya, aku menyapa dia dan menawarkan gorengan yang baru saja aku goreng, dan beliau langsung bilang ingin membeli 2 saja untuk anak nya yang di rumah.
Setiap hari aku selalu menunggu momen ini, menyaksikan orang-orang pulang dari sawah dengan tubuh lelah tetapi hati yang penuh karena sudah menjalankan tugasnya, warung aku bukan cuma buat teman berjualan, tetapi juga Tutik temu kecil yang menyaksikan semua cerita harian mereka yang bekerja keras di ladang.
Seperti biasa karena sudah siang aku juga pulang kerumah, aku gantian dengan suami jaga warung, karena aku sedikit telat nanti kembalinya, karena aku akan cuci pakaian terlebih dahulu, sampai di rumah aku langsung mencuci pakaian dan kemudian karena sudah selesai mencuci aku langsung jemur, karena hari ini matahari sangat terik jadi aku juga tidak tahan untuk berlama-lama di bawah sinar matahari yang sangat menyengat ini.
Selesai aku menjemur aku juga makan siang dirumah dan kemudian aku tidur kan anak aku terlebih dahulu sebelum aku kembali ke warung, karena ada neneknya jadi aku tinggal saja anak aku di rumah, sayang kalau di bawa karena cuaca sangat panas, biar nanti sore saja aku bawa putri aku ke warung sekalian main-main bersama teman sebaya nya.
Baiklah teman-teman sampai di sini dulu ya cerita aku, sampai bertemu kembali di blog aku berikutnya, dan jangan lupa untuk vote, comment dan share ya teman-teman steemian ku ☺️🙏.
Salam saya @wuland🥰

Thank you for sharing on steem! I'm witness fuli, and I've given you a free upvote. If you'd like to support me, please consider voting at https://steemitwallet.com/~witnesses 🌟
Terimakasih telah berkunjung di blog aku ☺️
Curated by : @lirvic
Terimakasih atas dukungannya @lirvic