Selamat tinggal tahun 2025

in Steem For Bangladesh20 days ago

IMG20251231145510.jpg

div.png

Hagoe's Village: Dec, 31th 2025

Di penghujung tahun 2025 ini kita berharap tahun depan akan lebih baik dari tahun ini, meskipun beberapa prediksi menunjukkan potensi kondisi yang tidak menguntungkan bagi warga dunia.

Hari ini adalah penghujung tahun 2025, dan beberapa jam kedepan kita akan menyongsong tahun baru 2026, yang dalam berbagai prediksi maupun ramalan akan dipenuhi oleh berbagai tantangan serta kondisi global yang tidak menentu.

Bahkan IMF memprediksi akan terjadinya ketidakpastian Ekonomi Global di Tahun 2026 mendatang. Ketidakpastian Perdagangan Global, perlambatan ekonomi, bencana alam yang meningkat, konflik bersenjata yang terus meluas dan berbagai kondisi krisis lainnya.

Tanda-tanda akan terjadinya krisis ini sudah terlihat sejak beberapa waktu terakhir, dan khusus untuk kejadian bencana, ini merupakan dampak dari pemanfaatan dan eksploitasi sumber daya alam yang sudah melampaui batas di hampir seluruh wilayah di dunia.

Climate change akan semakin menunjukkan dampaknya bagi negara-negara di dunia karena dukungan ekologis sudah semakin rendah.

Sebagai pribadi, kita harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi kondisi ini, dan terus berupaya memberikan kontribusi terbaik kita bagi alam dan kepada sesama.

IMG20251231063428.jpg

Memperbaiki printer

Pagi-pagi sekali aku sudah dibangunkan oleh anak perempuan kami @saufa29 untuk melihat kondisi printer di kamarnya, karena tiba-tiba dia tidak bisa melanjutkan kegiatannya melakukan pencetakan (print) bahan-bahan untuk seminar hasilnya.

Hari ini adalah hari terakhir proses pendaftaran seminar hasil di Fakultas Ushuluddin, Dan Dakwah UIN Sultanah Nahrahasiyah, tempat si Kakak sedang menempuh pendidikan sarjananya di jurusan Bimbingan Konseling.

Untuk kelancaran pendaftaran seminar hasilnya, kami sebagai orangtuanya telah berupaya mensupportnya semaksimal mungkin, bahkan kemarin kami menemaninya untuk bertemu dengan dosen pembimbing skripsinya, agar bisa mendapatkan tandatangan persetujuan seminar hasil.

Sejak tadi malam si kakak sudah melakukan persiapan bahan-bahan termasuk melakukan pencetakan menggunakan printer yang ada di rumah kami.

Tetapi setelah melakukan sejumlah pencetakan, printernya "rusak" sehingga dia segera memanggilku di pagi ini untuk melihat printer tersebut.


IMG20251231082454.jpg

Jalan menuju ke rumah

Setelah aku periksa ternyata tinta warna hitam printer sudah habis sehingga si kakak tidak bisa melakukan pencetakan bahan-bahan untuk pendaftaran seminar hasilnya.

Dia sempat panik karena batas waktu pendaftaran seminar hasil sudah mepet sementara masih ada bahan-bahan yang belum selesai dicetak.

Aku pun mengajaknya ke toko ATK di Keudee Matangkuli agar dia bisa melakukan pencetakan disana, dan aku bisa membeli tinta Refill yang akan aku isi kedalam printer kami.

Aku meninggalkan si kakak di toko ATK tersebut, sementara aku pulang ke rumah untuk membawa pulang dan mengisi tinta printer kami.

Nantinya si kakak akan dijemput oleh bundanya karena aku sedang mencoba memperbaiki dan mengisi tinta printer yang ada di rumah.


IMG20251231093107.jpg

Kopi espresso

Setelah mengisi tinta printer dan melakukan deep cleaning, Alhamdulillah printer sudah berfungsi kembali dengan normal.

Sementara istriku sudah siap-siap untuk menjemput si kakak di toko ATK di Keudee Matangkuli. Dan aku meminta agar istriku membelikan ku segelas kopi espresso panas tanpa gula di sebuah gerai di Keudee Matangkuli.

Setelah si kakak kembali ke rumah kami segera bersiap-siap untuk mengantarkan si kakak ke kampusnya di Buketrata agar bisa melakukan pendaftaran seminar hasilnya.


IMG20251231104537.jpg

Gedung Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah UIN Sultanah Nahrahasiyah

Kami (aku, istri, si kecil Alvira dan si kakak) berangkat menggunakan mobil menuju kampus Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah UIN Sultanah Nahrahasiyah agar si kakak bisa segera melakukan pendaftaran seminar hasilnya di hari terakhir jadwal pendaftaran.

Tetapi ketika kami tiba di kantor bagian akademik kampus, petugas penerima pendaftaran seminar hasil sedang tidak berada di tempat.

Dan ketika si kakak mencoba menghubungi yang bersangkutan melalui WhatsApp, tidak ada respon bahkan masih centang satu.

Kami menunggu beberapa saat di depan gedung bagian akademik kampus, dan kemudian si kakak berinisiatif untuk berbicara dengan wakil dekan yang kebetulan sedang berada di kantin kampus.

Wakil dekan pun mencoba menghubungi si petugas, dan ternyata handphonenya masih off. Dan kemudian wakil dekan menyarankan agar si kakak menunggu jawaban dari si petugas atau bisa kembali di hari Senin untuk melakukan pendaftaran, karena pihak fakultas memberikan sedikit kelonggaran mengingat saat ini masih dalam masa pasca bencana ekologis.


IMG20251231113014.jpg

Di rumah adik

Kami memutuskan untuk pergi ke Kota Lhokseumawe sambil menunggu konfirmasi dan jawaban dari si petugas penerima pendaftaran seminar hasil di Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah UIN Sultanah Nahrahasiyah.

Kami menunggu perkembangan tersebut di rumah adik ipar kami di komplek Kodim sekalian melihat bapak dan ibu mertuaku yang sudah berada disana sekitar satu Minggu.

Sebelumnya mereka berada di rumah kami pasca bencana ekologis yang telah membuat rumah mereka rusak dan belum bisa ditempati. Tetapi pada Minggu yang lalu mereka dijemput oleh adik ipar agar bisa berobat ke dokter di Lhokseumawe.

Dan setelah selesai berobat ke dokter, mereka tetap tinggal di rumah adik ipar karena sampai saat ini rumah mertuaku belum selesai diperbaiki dan dibersihkan.


IMG20251231145517.jpg

Bersiap untuk pulang

Kami berada di rumah adik ipar sampai sekitar pukul 03 sore, dan kemudian kami bersiap-siap untuk pulang serta menjemput si kakak di kampusnya di Buketrata.

Sekitar satu jam yang lalu, si kakak sudah mendapatkan konfirmasi dari si petugas penerima pendaftaran seminar hasil agar si kakak mengantarkan berkas-berkas pendaftarannya dan meletakkannya di meja si petugas.

Pada hari Senin mendatang berkas-berkas pendaftarannya akan diproses oleh si petugas sehingga tadi si kakak sudah pergi ke kampus bersama temannya untuk mengantar berkas-berkas tersebut.


IMG20251231151039.jpg

Di Kota Lhokseumawe

Sebelum berangkat menjemput si kakak di kampusnya, kami singgah terlebih dahulu di kawasan Kota Lhokseumawe untuk membeli vitamin buat si kecil Alvira, di sebuah apotik.

Kemudian aku mengisi angin ban (nitrogen) mobil kami di sebuah bengkel di dekat warung kopi Pak Wen, dan membeli gorengan di jalan Palapa Lhokseumawe, dan selanjutnya segera menuju Buketrata untuk menjemput si kakak.


IMG20251231161740.jpg

Minuman air tebu

Saat kami tiba di depan pintu masuk universitas, si kakak baru saja turun dari motor temannya, dan kemudian kami segera menuju jalan pulang ke rumah kami di Matangkuli, karena sebentar lagi akan menjelang sore hari.

Dalam perjalanan, kami membeli beberapa bungkus minuman air tebu murni di sebuah lapak yang ada di jalan, karena kami juga merasa haus.

Air tebu murni yang manis ditambah dengan sedikit es batu tentu sangat menyegarkan bila diminum setelah memakan gorengan yang kami beli tadi.


IMG20251231165339.jpg

Memasak kuah ikan

Ketika tiba di rumah kami langsung disibukkan dengan kegiatan rutin di rumah. Aku melaksanakan sholat ashar dan kemudian memberi makan ikan-ikan yang ada di kolam kami.

Kemudian aku menuju dapur untuk membantu istriku menyiapkan menu makan malam kami untuk hari ini. Dan kami memasak ikan yang kami beli tadi di Lhokseumawe, menggunakan wadah belanga tanah seperti halnya kebiasaan orang-orang pada zaman dahulu.

Setelah makan malam dan melaksanakan sholat magrib, si Abang minta izin untuk pergi ke Lhoksukon, karena dia beserta teman-temannya akan mengadakan acara bakar-bakar ayam di malam ini di posko kemanusiaan disana.

Sementara kami hanya berada di rumah saja di penghujung tahun 2025 ini. Kami berdoa dan berharap agar tahun depan kami selalu berada dalam lindungan Allah SWT, dan menjalani kehidupan kami dengan sebaik-baiknya meskipun prediksi dan ramalan di tahun depan sempat membuat kita menjadi sedikit was-was.

Sebagai umat muslim kita percaya bahwa Allah SWT adalah sebaik-baik penolong dan penjaga umat-Nya. Kita hanya perlu berusaha dengan ikhtiar terbaik kita, dan biarkan Tuhan yang akan mewujudkannya.

Terlepas dari prediksi maupun potensi kondisi yang tidak menguntungkan di tahun depan, kita tetap berharap semuanya akan baik-baik saja, dan dunia akan lebih baik bagi kita semua. Aamiiin.....🤲


Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!

Regards

@ alee75

Ciptakanlah keindahan di dalam hati Anda, dan keindahan di sekitar Anda akan mengikuti - Jalaluddin Rumi

We invite you to support @pennsif.witness for growth across the whole platform through robust communication at all levels and targeted high-yield developments with the resources available.
Click Here
Sort:  
Thank you for your valuable efforts! Keep posting high-quality content for a chance to receive more support from our curation team
1000032813.png
Curated By @memamun
Loading...