Tugas dinas dan pengajian rutin

Hagoe's Village: May, 4th 2026
Hari-hari begitu cepat berganti dan saat ini sudah tiba kembali di hari Senin yang merupakan hari kerja kantoran khususnya bagi kami Aparatur Sipil Negara ASN yang bekerja di Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.
Masa-masa akhir zaman ditandai dengan begitu cepatnya waktu berputar dan berganti, menurut sebuah hadits dalam agama Islam yang tentu memiliki dimensi dan makna yang lebih luas, baik yang tersurat maupun tersirat.
Sarapan pagiPerasaan baru saja aku melewati hari Senin kemarin dan hari ini sudah tiba kembali di hari Senin selanjutnya. Dan seperti biasanya aku selalu bangun di awal pagi untuk menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim di setiap harinya.
Rutinitas selanjutnya juga masih sama yaitu menyiapkan sarapan pagi ku sendiri sebelum melanjutkan kegiatan lainnya di hari ini. Dan setelah selesai sarapan pagi aku membereskan peliharaan serta tanaman-tanaman yang ada di halaman rumah kami.
Berangkat ke kantorAku segera mandi dan membersihkan badanku setelah membereskan tanaman-tanaman dan peliharaan kami karena sebentar lagi aku akan masuk kantor Puskeswan untuk melaksanakan tugas sebagai stakeholder peternakan dan kesehatan hewan.
Karena hari ini adalah hari Senin maka aku memakai pakaian Dinas Harian (PDH) warna khaki untuk melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dan aku pun berangkat ke kantor Puskeswan Lhoksukon dengan menggunakan motor saja di hari ini dan terlebih dahulu melakukan presensi di Puskeswan Matangkuli.
Mie CaluekAku melaksanakan tugas seperti biasa di kantor Puskeswan terutama menyiapkan laporan bulanan tentang kegiatan pencegahan dan pemberantasan penyakit hewan di wilayah kerja kami karena hari ini adalah awal bulan mei dimana aku menyiapkan laporan bulanan untuk bulan April agar bisa dikirimkan ke dinas.
Di sela-sela kegiatan utamaku aku juga mencicil membuat postingan ku saat berada di kantor Puskeswan Lhoksukon sampai menjelang tengah hari.
Dan karena tadi pagi aku sempat membeli sejumlah Mie Caluek serta membawa kopi yang aku tempatkan dalam tumbler sehingga aku tidak perlu beranjak dari kantor untuk mencari cemilan yang menemani aktivitas ku di kantor.
Berangkat ke PuskeswanSekitar pukul 1 siang aku pun kembali ke rumah untuk makan siang dan melaksanakan sholat Zuhur sedangkan piket kantor akan digantikan oleh personel lainnya yang pada pagi tadi mereka sibuk berkeliling dari kandang ke kandang untuk memberikan layanan kesehatan hewan kepada peternak.
Jadi kami memberlakukan sistem piket setiap harinya agar petani peternak bisa terlayani dan administrasi kantor pun bisa terlaksana sebagai mana mestinya.
Ada yang mendapatkan giliran piket di pagi hari dan ada pula yang mendapatkan giliran piket di siang sampai sore hari yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan dalam pelaksanaan tugas.
Dan setelah selesai makan siang serta melaksanakan sholat Zuhur aku hanya istirahat saja di rumah sampai menjelang waktu sholat ashar dimana kemudian aku akan menuju Puskeswan Matangkuli untuk melengkapi presensi sore.
Simpang RangkayaSetelah selesai melengkapi presensi sore di Puskeswan Matangkuli melalui aplikasi Siapacut aku mengajak istriku dan si kecil Alvira ke Simpang Rangkaya karena kami akan berbelanja barang kebutuhan kami disana.
Ini hampir merupakan aktivitas rutin kami setiap harinya dimana kami selalu berbelanja barang kebutuhan kami di Simpang Rangkaya setelah melengkapi presensi sore di Puskeswan.
Meskipun sejak tadi pagi cuaca cenderung cukup panas tetapi kemudian cuaca menjadi tampak mendung menjelang sore harinya dan terkadang juga diikuti oleh turunnya hujan di malam hari.
Mudah-mudahan hujan tidak turun malam ini karena ada agenda rutin bulanan lainnya yang harus aku ikuti pada malam nanti.
Kuah ikanSetelah selesai berbelanja kami segera kembali ke rumah karena istriku akan menyiapkan menu makan malam kami sedangkan aku harus membereskan tanaman-tanaman dan peliharaan kami sebelum waktu sholat magrib tiba.
Sore ini istriku memasak ikan untuk menu makan malam kami dan setelah selesai membereskan peliharaan dan tanaman-tanaman di halaman rumah aku pun bersiap-siap untuk makan malam bersama keluarga ku.
Mesjid Al-Khalifah Ibrahim MatangkuliAlhamdulillah sampai waktunya sholat magrib, cuaca di daerah kami masih cukup kondusif dan tidak turun hujan sehingga aku segera bersiap-siap untuk mengikuti kegiatan pengajian rutin bulanan Majelis Arafah setelah melaksanakan sholat magrib di rumah.
Yang menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan pengajian rutin bulanan kali ini adalah Mesjid Al-Khalifah Ibrahim Matangkuli yang hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari kediaman kami sehingga memudahkan aku untuk menuju lokasi kegiatan hanya dengan menggunakan motor saja.
Terkecuali bila kondisi hujan maka aku akan menggunakan mobil untuk menuju lokasi kegiatan agar tidak kebasahan.
Pengajian rutin Majelis ArafahAcara pengajiannya sendiri baru akan dimulai setelah selesai sholat isya sampai sekitar pukul 21.30 wib. Dan biasanya kami melaksanakan sholat isya secara berjamaah di masjid ataupun lokasi kegiatan pengajian rutin ini.
Di akhir kegiatan pengajian rutin ini biasanya pihak tuan rumah memfasilitasi para jamaah pengajian dengan makanan yang dibungkus dimana para jamaah bisa memilih apakah akan menikmati sajian tersebut langsung di lokasi kegiatan atau membawa pulang ke rumah.
Biasanya aku membawa pulang ke rumah sajian tersebut karena aku tidak makan yang berat di malam hari, dan biasanya si kecil Alvira akan sangat senang bila aku bawakan makanan sepulang dari kegiatan pengajian kami.
Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!
@ alee75
Click Here 









Curated by: @josepha