Panas berganti hujan

Hagoe's Village: April, 15th 2026
Seperti halnya informasi dari pihak BMKG bahwa saat ini sedang memasuki musim kemarau, maka cuaca di wilayah kami secara umum terasa cukup panas, terutama di siang hari.
Potensi dan dampak el-nino pun terasa sangat kentara, yang membuat BMKG memberikan peringatan dan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi di beberapa wilayah di Indonesia.
![]() | Nasi goreng kampung |
|---|---|
![]() | Coffee Mix |
Sarapan pagiSaat aku bangun di pagi ini untuk melaksanakan sholat subuh, cuaca terasa cukup sejuk. Dan setelah menyelesaikan sholat subuh, aku menuju dapur untuk sarapan pagi dengan menu yang telah disiapkan oleh istriku.
Pagi ini istriku menyiapkan nasi goreng kampung untuk sarapan pagi kami sekeluarga. Dan sebagai pelengkapnya, aku membuatkan coffee mix saja.
Untuk kopi espresso panas tanpa gula, rencananya akan aku bawa ke kantor saja di hari ini, yang aku tempatkan dalam sebuah tumbler.
Berangkat ke kantorSetelah selesai sarapan, aku membereskan peliharaan dan tanaman-tanaman kami dan kemudian segera bersiap-siap untuk berangkat ke kantor Puskeswan Lhoksukon.
Aku berangkat ke kantor Puskeswan Lhoksukon sekitar pukul 07 pagi sekalian mengantarkan si kecil Alvira ke sekolahnya dengan menggunakan motor.
Dalam perjalanan ke Kota Lhoksukon, aku singgah di Puskeswan Matangkuli untuk melakukan presensi pagi melalui aplikasi Siapacut.
Di kantor PuskeswanAku memarkirkan motor di tempat parkir dan kemudian segera menuju ruang kerjaku untuk melaksanakan tugas di hari ini.
Aku membawa sejumlah bekal saat berangkat dari rumah tadi, berupa kopi espresso panas tanpa gula yang aku tempatkan dalam tumbler dan juga sedikit buah mangga untuk cemilan ku di hari ini.
Dan seperti biasanya aku melaksanakan tugas ku sebagai stakeholder peternakan dan kesehatan hewan di wilayah kecamatan Lhoksukon di hari ini.
Buah manggaPotongan buah mangga yang aku bawa tadi pagi menemani aktivitas ku di kantor sampai menjelang tengah hari, yang merupakan buah mangga yang berasal dari pohon mangga yang aku tanam sendiri beberapa tahun yang lalu.
Sekitar pukul 12 siang, aku pun pulang dari kantor karena aku harus menjemput si kecil Alvira pulang sekolah.
Istriku bersama si kakak sedang memenuhi undangan open house di rumah salah seorang guru sekolah tempat si kakak mengajar saat ini sehingga tidak ada yang akan menjemput si kecil Alvira pulang sekolah.
Rumah ibu kamiSetelah menjemput si kecil Alvira di sekolahnya kami pun makan siang di rumah. Dan kemudian aku melaksanakan sholat Zuhur serta menyiapkan postinganku untuk hari ini.
Cuaca di siang ini terasa cukup panas dan sangat menyengat kulit dan wajah kita. Bahkan ibu dan ayah kami memilih untuk berada di teras rumah saja.
Dengan berada di teras rumah, harapannya akan ada angin yang berhembus sepoi-sepoi yang menghadirkan suasana yang lebih adem di tengah cuaca yang sangat panas.
Sungai di depan rumahAku hanya istirahat saja di rumah sampai menjelang waktu sholat ashar. Dan setelah selesai melaksanakan sholat ashar, aku menuju kantor Puskeswan Matangkuli untuk melengkapi presensi soreku.
Cuaca di sore ini berubah menjadi mendung, sedangkan air sungai di depan rumah masih terkontrol walaupun sedikit keruh karena sering terjadi hujan ditengah suasana musim kemarau dan fenomena el-nino.
Setelah selesai melakukan presensi sore aku segera kembali ke rumah karena cuaca semakin gelap dan mungkin akan segera turun hujan.
Cemilan NagasariBenar saja bahwa beberapa saat aku tiba di rumah, hujan deras disertai petir yang bergemuruh terjadi di seputar kediaman kami.
Padahal malam ini ada agenda kunjungan takziah di Majelis Arafah setelah selesai sholat isya. Tetapi dengan kondisi hujan yang cukup deras ini tampaknya akan cukup menyulitkan bagi kami para anggota Majelis Arafah untuk menghadiri acara ini.
Sore ini ibu kami mengantarkan cemilan tradisional yang dibuatnya sendiri yang dikenal dengan nama kue nagasari yang dibuat dengan bahan utama tepung, pisang dan sedikit gula.
Sedangkan untuk pembungkusnya ibu menggunakan daun pisang yang tersedia cukup banyak di kebun kami.
Makan malamSore ini istriku sudah menyiapkan menu makan malam kami sehingga kami bisa makan malam bersama sebelum waktu sholat magrib tiba.
Tentu sebelumnya aku telah membereskan peliharaan dan tanaman-tanaman kami yang tidak terpapar langsung oleh air hujan atau yang berada di teras rumah kami.
Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!
@ alee75
Click Here 










