Kembali pulang ke Lhokseumawe

in Steem For Lifestyle10 hours ago (edited)

IMG20260523181448.jpg

div.png

Hagoe's Village: May, 23th 2026

Setelah berada di Banda Aceh selama tiga hari dalam rangka wisuda sarjananya ponakan kami di Universitas Syiah Kuala, hari ini aku bersama keluarga kakakku kembali pulang ke Kota Lhokseumawe.

Hari ini sudah tiga hari aku berada di Kota Banda Aceh bersama keluarga kakakku dan juga keluarga adikku dalam rangka menghadiri acara wisuda sarjananya ponakan kami di Universitas Syiah Kuala.

Kami tiba di hari kamis dinihari sekitar pukul 04 pagi dan mengikuti acara wisuda ponakan pada hari kamis tersebut. Tetapi kami tidak segera kembali ke Lhokseumawe dan tetap berada di Kota Banda Aceh sampai hari ini untuk melakukan beberapa agenda seperti berfoto-foto pasca wisuda serta silaturahmi dengan saudara kami yang tinggal di Banda Aceh.

IMG20260523082449.jpg


IMG20260523082643.jpg

Sarapan pagi

Rencananya kami akan kembali ke Kota Lhokseumawe pada hari ini
Sedangkan keluarga adikku sudah kembali ke Kota Lhokseumawe sejak kemarin siang.

Pagi ini kami bangun untuk melaksanakan sholat subuh dan kemudian mulai melakukan persiapan untuk kembali ke kampung halaman, dimana pakaian dan barang-barang kami harus dibereskan agar nantinya tidak tertinggal di rumah kost ponakan di Kampung Kramat Banda Aceh.

Pagi-pagi ponakan kami telah membeli sarapan pagi untuk kami semua di sebuah UMKM yang tidak jauh dari rumah kostnya ponakan.


IMG20260523084331.jpg

Membeli kopi

Setelah selesai sarapan pagi, aku membeli kopi di sebuah UMKM tempat ponakan membeli sarapan tadi pagi karena ponakan lupa membelikan ku kopi.

Aku berjalan kaki sekitar 100 meter dari rumah kost ponakan menuju lokasi UMKM ini untuk membeli kopi, dimana suasana UMKM ini cukup ramai dikunjungi oleh para konsumen.

Walaupun usaha ini dijalankan di rumah dengan mengambil bagian teras rumah sebagai tempat usaha, namun usaha ini cukup maju dan ramai dikunjungi oleh para pengunjung serta konsumen.

Yang membedakan UMKM ini dengan usaha lainnya adalah mereka menciptakan dan menerapkan konsep tradisional dan memiliki ciri khas sehingga banyak dicari dan dikunjungi oleh konsumen.


IMG20260523111157.jpg

Toko furniture

Setelah membeli kopi, aku pun kembali ke rumah kostnya ponakan, dimana aku juga membawa beberapa cup kopi sareng untuk Abang iparku dan saudara lainnya.

Menjelang siang, kami menuju pasar Peunayong dan juga jalan Ramasetia, karena kakak ingin membeli beberapa furniture seperti springbed dan juga meja belajar untuk anak-anaknya.


IMG20260523124239.jpg


IMG20260523123154.jpg

Makan siang

Setelah kakak selesai membeli furniture untuk anak-anaknya, kami pun kembali ke rumah kostnya ponakan di Kampung Kramat.

Kemudian kami mencari tempat atau cafe untuk makan siang. Dan akhirnya kami memutuskan untuk makan siang di sebuah cafe yang menyediakan menu khas bebek.

Menu yang disajikan di cafe ini cukup worth it. Begitu pula dengan minuman yang disediakan di cafe yang diberi nama Duckter Spesialis Bebek Goreng, yang beralamat di Jalan Prof Ali Hasyimi.

Selain makan di tempat banyak juga pelanggan yang membeli bebek goreng di cafe ini untuk dibawa pulang. Bahkan layanan go food juga terlihat lalu-lalang membeli orderan di tempat ini.


IMG20260523144236.jpg

Di rumah saudara

Setelah selesai makan siang di Duckter Spesialis Bebek Goreng, kami melanjutkan perjalanan ke rumah saudara kami yang terletak di kawasan Ie Masen untuk bersilaturahmi sekalian mengunjungi saudara yang sedang sakit.

Karena kebetulan kami sedang berada di Banda Aceh maka kami menyempatkan untuk bersilaturahmi dan juga membezuk saudara yang sedang sakit.

Anak saudara kami ini memiliki hobby memelihara dan mengkoleksi aneka tanaman termasuk tanaman jenis "air plant" yang merupakan jenis tanaman unik yang tidak memerlukan tanah atau media tanam untuk tumbuh.


IMG20260523171958.jpg

Di jalan tol Padang Tiji-Baitussalam

Setelah berada beberapa saat di rumah saudara, kami pun pamit dan kembali ke rumah kostnya ponakan agar kami bisa siap-siap untuk kembali ke Kota Lhokseumawe.

Sebenarnya rencana awal kami akan kembali ke Lhokseumawe pada kemarin sore. Tetapi karena banyaknya agenda yang harus kami lakukan maka rencana kepulangan ke Kota Lhokseumawe menjadi molor sampai sore ini.

Kami pun memutuskan untuk melewati jalan tol agar kami cepat tiba kembali di Kota Lhokseumawe mengingat banyak sekali hambatan dalam perjalanan nantinya.


IMG20260523181927.jpg

Membeli oleh-oleh di Cek Sam

Sekitar pukul 06 sore kami telah keluar dari pintu tol Padang Tiji-Baitussalam dan kemudian kami singgah di sebuah tempat penjualan oleh-oleh untuk membeli oleh-oleh buat keluarga kami.

Outlet penjualan oleh-oleh ini sebelumnya beroperasi di kawasan Saree, tetapi sejak difungsikannya tol ini dan sudah banyak orang yang tidak lagi melewati kawasan Saree maka owner usaha ini memindahkan lokasi usahanya ke kawasan Padang Tiji yang dekat dengan pintu tol Padang Tiji ini.


IMG20260523183455.jpg


IMG20260523183330.jpg

Ngopi sore

Usaha ini di lokasi yang baru sudah mengalami metamorfosa dan terlihat lebih bagus dari tempat sebelumnya, dimana bangunannya lebih bagus dan memiliki banyak fasilitas seperti tempat sholat serta gerai yang menyediakan makanan serta minuman.

Di lokasi ini kami bisa melaksanakan sholat magrib setelah menikmati kopi espresso panas tanpa gula di sebuah gerai yang ada di tempat ini.


IMG20260523194232.jpg

Makan malam

Setelah selesai melaksanakan sholat magrib di musholla yang ada di lokasi ini, kami pun melanjutkan perjalanan. Dan kemudian kami singgah di sebuah warung nasi Kecamatan Grong-grong untuk makan malam.

Kami melanjutkan perjalanan dan sempat di singgah di depan rumah sakit Kabupaten Pidie jaya karena Abang tidak sanggup membawa mobil lainnya karena mengantuk.

Setelah tidur sekitar satu jam lebih kami melanjutkan perjalanan pulang ke Lhokseumawe.


IMG20260524022853.jpg

Antrian Jembatan Kutablang

Ketika tiba di kawasan Kutablang, kami harus mengantri sebentar di Jembatan Kutablang karena sedang dilakukan sistem buka-tutup angkutan yang akan melewati jembatan tersebut.

Ketika tiba saatnya kami melewati jembatan Kutablang kami pun melanjutkan perjalanan pulang dan baru tiba di rumah kakak di kawasan Cunda sekitar pukul 04 dinihari.


IMG20260524072104.jpg

Sarapan pagi di hari berikutnya

Aku sempat tidur sebentar di rumah kakak sebelum pulang ke rumah kami di Matangkuli. Aku akan mengambil mobil yang aku parkirkan di Kompleks Rumah Potong Hewan Cunda terlebih dahulu agar bisa pulang ke rumah.

Aku juga sarapan pagi di sebuah warung yang ada di dekat kediaman kakak. Kemudian aku segera menuju jalan pulang ke rumah kami di Matangkuli.


Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!

Regards

@ alee75

Ciptakanlah keindahan di dalam hati Anda, dan keindahan di sekitar Anda akan mengikuti - Jalaluddin Rumi

We invite you to support @pennsif.witness for growth across the whole platform through robust communication at all levels and targeted high-yield developments with the resources available.
Click Here
Sort:  
 10 hours ago 

1000047691.png

Curated By : @chant